Thursday, June 13, 2013

INVESTASI


PART XIV

Tidak menutup kemungkinan bahwa perusahaan maupun rumah tangga melakukan investasi. Investasi adalah penanaman modal. Perusahaan membeli barang – barang modal dan perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan produksi dalam perekonomian. Penggantian barang – barang modal yang lama dengan yang baru termasuk kegiatan investasi. Rumah tangga pun demikian.
Dalam menghitung jumlah investasi, pengeluaran yang dicatat adalah sebagai beriktut :
·         Pembelian berbagai jenis barang modal seperti mesin – mesin dan perlatan produksi
·         Pengeluaran untuk membeli rumah, mendirikan pabrik, dan medirikan gedung perkantoran
·         Penambahan nilai stok barang – barang yang belum terjual, bahan mentah, dan barang – barang dalam proses produksi
Jumlah permintaan barang – barang investasi bergantung pada tingkat bunga. Tingkat bunga menentukan besar kecilnya dana yang digunakan untuk membiayai pembelian barang – barang investasi. Jika tingkat bunga naik, maka dana yang harus dikeluarkan untuk membeli barang – barang investasi menjadi semakin besar. Maka, jumlah permintaan barang – barang investasi akan turun.  Intinya, ketika tingkat bunga naik, maka jumlah permintaan investasi turun.
Contoh :
Suatu perusahaan sedang mempertimbangkan apakah akan membangun pabrik senilai Rp 10 milyar atau tidak. Perusahaan tersebut sudah memperhitungkan akan memeperoleh penerimaan sebesar Rp 1 milyar setiap tahunnya ( 10% ) dari kegiatan produksi yang nantinya dilaksanakan di pabrik itu. Biaya pembangunan pabrik senilai Rp 10 milyar itu rencananya akan dipinjam dari bank. Jika tingkat bunga kurang dari 10%, maka perusahaan akan meminjam uang dari bankdan melakukan investasi. Keputusan itu diambil karena biaya meminjam dana dari bank lebih kecil daripada besarnya penerimaan yang akan diperoleh. Sebaliknya, jika tingkat bunga di atas 10%, maka perusahaan akan meninggalkan peluang investasi itu dan tidak jadi membangun pabrik. 
Kesimpulan
Jika tingkat bunga naik, maka dana untuk investasi makin besar. Kurva permintaan investasi miring ke bawah berarti ketika tingkay bunga naik, jumlah investasi yang diminta turun.


Sumber
Alam S.2007.Ekonomi untuk SMA dan MA kelas X.Jakarta:Penerbit Erlangga

No comments:

Post a Comment