Thursday, October 25, 2012

Chairunnisa Nursani's story


ABOUT ME

Hello, perkenalkan namaku CHAIRUNNISA NURSANI. Biasa dipanggil Icha tapi terkadang juga ada yang manggil Cha-cha maricha hey hey, ichot marichot, bahkan kadang juga ada yang manggil ‘Nisa’. Sebenernya agak kurang peka kalau dipanggil ‘Nisa’ karena kedengarannya asing ditelingaku hehe J Jadi terserah deh mau dipanggil apa asal enak aja didenger J

Cewek Aries bershio anjing kelahiran Jakarta 15 April 1994 J Alhamdulilah terlahir dalam keadaan normal nan cantik atas seizin Allah SWT. Lahir dari sebuah keluarga kecil nan bahagia nyaman damai sentosa J Aku merupakan anak pertama dari 2 bersaudara. Sebenernya banyak yang mengira kalau aku itu anak kedua karena dilihat dari nama belakangku “Nursani” yang artinya ‘Cahaya kedua’ J tapi ya sudahlah itu bukan masalah. Setiap nama adalah doa ya semoga bisa jadi cahaya yang paling bercahaya diantara cahaya-cahaya yang ada AMIN J .Aku tidak tahu pasti kenapa orangtuaku memberikan nama itu -_- yang aku tahu hanyalah arti dari nama “Chairunnisa Nursani” yaitu ‘Wanita yang baik cahaya kedua’. Bisa mengambil kesimpulan mereka memberikan nama itu ibarat sedang berdoa. Dibalik setiap nama itu ada arti doa dan harapan yang mereka inginkan. Semoga aku bisa menjadi yang mereka inginkan J AMIN.

Stop bahas nama! Aku mempunya 1 adik laki-laki. Namanya Mifwan Fuadi Mansur. Jarak umur kami tidak terlalu jauh yaitu 4 tahun J. Jarak umur ini tidak mempengaruhi antara suka berantem atau tidak. Kakak-adik berantem itu wajar hehe ya tapi itu rasanya terjadi begitu aja jadi berasa ada hukum alam :D
Selesai bahas keluarga tercinta kita lanjut bahas ‘about me’                                                                                       Umur 5 tahun aku sekolah TK di ‘TK Harapan’ deket-deket rumah gitu deh gak terlalu jauh. Selama TK aku itu berprestasi loh J Juara puisi se-jabodetabek thn 1999-2000 ada juga juara tarian daerah heheJ masih ada nih piala jaman TK.  Selesai TK kau lanjut kesekolah dasar ‘SDN Pabuaran 03’. Alhamdulilah lulus 6 tahun tepat waktu. Nah dari SD ini aku mulai banyak berteman J. Waktu SD aku pernah dijuluki ‘si tomboy’ entah kenapa mungkin karena penampilanku seperti anak laki-laki, mulai dari cara berpakaian sama model rambut ‘youngen’ yang emang persis kaya anak laki-laki. Tapi bukan masalah penting juga sih biarkan apa kata orang tetep aku terima J. Setelah lulus SD aku lanjut kesekolah menengah pertama (swasta) ‘SMP Unggulan Citra Nusa’ di Cikaret, Cibinong. Lulus tepat waktu 3 tahun J selama proses pembelajaran alhamdulilah aku sering mendapat best rank walaupun gak berhasil dapet beasiswa ya tapi setidaknya sudah bikin mama senyum kalo lagi liat raporku J Aku juga aktif mengikuti kegiatan OSIS disekolah. Waktu itu aku menjadi ketua korbid 3 tentang bela Negara gitu deh. Pernah juga jadi ketua 2 pensi akbar disekolah J ya buat nambah-nambah pengalaman aja dan ngerasain jadi anak aktif disekolah. Aku juga ikut ekskul marching band dan aku kebagian di pemegang colour guard. Tampil di Gor Padjajaran,Bogor dan dapet juara 7 se-pulau Jawa J. Seru seru seru banget pas masa-masa ini J lain di SD lain di SMP, aku dapet julukan yang berebeda lagi yaitu ‘RX-King’. Kenapa? Kata orang-orang sih karena aku itu bawel dan suara cempreng ituloh yang nyaring banget kaya motor ‘RX-King’ hehe sebenernya aku juga gak nyadar gitu.
Lanjut lulus SMP aku nerusin sekolah menegah kejuruan (swasta) di ‘SMK Setia Negara’ Depok J. Mulai dari sinilah aku sudah menentukan arah skill yang akan dipacu. Dengan seizin Allah aku memilih ‘Akuntansi’ J alhamdulilah sampai jenjang kuliah pun aku tetap konsisten untuk mengasah pengetahuan akuntansi. 

Bercerita masa-masa putih abu-abu ini aku tidak terlalu aktif disekolah entah kenapa rasanya itu beda. Agak kurang mood dan hanya ingin jadi siswi yang biasa-biasa saja. Saat putih abu aku sudah memutuskan untuk berhijab walaupun belum konsisten -_- dan saat putih abu pula aku agak sedikit belajar untuk terlihat lebih feminim namun kenyataannya nihil. Tetap saja aku dibilang tomboy bahkan ada juga yang bilang cara jalanku itu seperti preman. Parah banget sih tapi yasudahlah bukan masalah besar J Pada masa ini pula aku masih dibilang suara cempreng nan bawel -_- walaupun begitu aku tetap mencintai diriku apa adanya dan tak ingin merubah semuanya karena semua itu adalah sebuah CIRI KHAS J J J lulus SMK tepat waktu 3 tahun aku lanjut ke Universitas Gunadarma, Fakultas Ekonomi – Akuntansi J berharap semuanya berjalan dengan lancer AMIN YA ALLAH J
SEKIAN~ terima kasih J

CHAIRUNNISA NURSANI
1EB03
21212575

Friday, October 19, 2012

Faktor Iklim Bisnis

FAKTOR IKLIM BISNIS DI INDONESIA

Faktor-faktor yang menentukan iklim bisnis, adalah :
a. Investasi 
adalah penggunaan sumber-sumber untuk menciptakan modal baru.
b. Tabungan
Jumlah yang diputusakan oleh para pekerja untuk ditabung akan menentukan kuat lemahnya multiplier. Semakin banyak tabungan berarti semakin sedikit pengeluaran dan semakin lemah multiplier tersebut, tetapi tabungan itu juga sumber untuk investasi modal di masa mendatang. Apa yang penting disini  adalah adanya keteraturan dan keterpercayaan terhadap tabungan sehingga iklim bisnis itu dapat diramalkan.
c.  Pemerintah
berperan sebagai pengelola sistem bisnis. Melalui kebijakan / kebijaksanaan “fiskal” dan “moneter”.
—  Kebijaksanaan fiscal : digunkan untuk mempengaruhi permintaan dengan meningkatkan pajak (mengurangi permintaan) atau meningkatkan pengeluaran pemerintah (meningkatkan permintaan).
—  Kebijaksanaan moneter : berkaitan dengan pengelolaan supply uang untuk meningkatkan atau menurunkan permintaan. Penggunaan kedua alat tersebut untuk mempengaruhi system bisnis telah meningkat.

FAKTOR EKSTERNAL YANG MENENTUKAN IKLIM BISNIS

1. Lingkungan Ekonomi
Pasar membutuhkan daya beli seperti halnya orang banyak. Daya beli keseluruhan merupakan fungsi dari pendapatan saat itu, harga, tabungan dan kredit yang tersedia. Perusahaan perlu menyadari keempat kecenderungan itu, dalam lingkungan ekonomi. Lingkungan ekonomi yang mempengaruhi bisnis perusahaan, di antaranya adalah tingkat pendapat per kapita, kebijakan kebijakan pemerintah (fiskal, moneter, perdagangan luar negeri, dan neraca pembayaran), siklus bisnis (masa ekonomi cerah atau suram), munculnya pasar bebas dan kerja sama regional (blok blok ekonomi seperti NAFTA, MEE), perjanjian/peraturanperaturan internasional, kekuatan ekonomi utama, pergerakan modal, pergerakan investasi langsung, dan perubahan persaingan.

2. Lingkungan Teknologi
Kekuatan yang paling dramatis yang membentuk nasib manusia adalah teknologi. Teknologi telah menghasilkan karya mengagumkan seperti penisilin, pembedahan jantung, dan pil pembatas kelahiran. Teknologi telah menghasilkan berkah seperti mobil, permainan video dan roti putih. Sikap seseorang terhadap teknologi tergantung pada apakah seseorang lebih terpikat dengan faedah positifnya yang mengagumkan atau akibatnya yang mengerikan.
Setiap teknologi baru merupakan satu kekuatan untuk “penghancuran kreatif”. Transistor melumpuhkan industri tabung gelas hampa udara, fotokopi melumpuhkan perusahaan kertas karbon, mobil melumpuhkan kereta api, televisi dan video melumpuhkan bioskop. Industri tua tidak bergerak menuju ke sesuatu yang baru, malah menolak atau mengakibatkannya, dan usaha mereka merosot.
Dari uraian di atas apabila perusahaan ingin meraih kesuksesan maka perusahaan tersebut harus membangun kompetensi teknologinya sebagai pusat keunggulan. Produk yang baik dengan dukungan kompetensi dalam teknologi akan menghasilkan tawaran produk yang benar benar selaras dengan kebutuhan pasar, sehingga produk tersebut benar benar akan diterima oleh konsumen.

3. Lingkungan Politik/Hukum
Keputusan keputusan perusahaan sangat dipengaruhi oleh perkembangan dalam lingkungan politik/hukum. Lingkungan ini terbentuk oleh hukum hukum, lembaga, pemerintahan, dan kelompok penentang yang mempengaruhi dan membatasi gerak gerik berbagai organisasi dan individu dalam masyarakat.
Hal hal seperti siapa yang berkuasa di suatu negara, bagaimana ia menjalankan pemerintahannya, apa peran dan kekuasaan yang dimiliki oleh pelaku pelaku dalam percaturan politik suatu negara dan bagaimana dampaknya terhadap pemilik usaha dan penciptaan profit oleh pengusaha, bagaimana peran pelaku ekonomi dalam negara tersebut, serta bagaimana distribusi pendapatan yang ada; merupakan faktor faktor penentu peluang dan ancaman bisnis di dalam suatu negera.
Lingkungan sosial budaya berkaitan dengan keadaan dan perkembangan nilai nilai, kaidah, dan persepsi dalam suatu masyarakat. Masyarakat desa dan kota memiliki lingkungan sosial yang berbeda. Masyarakat desa cenderung membentuk sistem kekerabatan perluasan keluarga (extended family), sedangkan masyarakat perkotaan cenderung membentuk sistem kekerabatan keluarga inti (nuclear family).
Masyarakat Indonesia saat ini sedang berada dalam masa transisi. Artinya, masyarakat Indonesia pada saat ini sedang bergerak dari masyarakat agraris ke masyarakat industri. Dalam masa transisi ini, masyarakat sedang mengalami kebingungan budaya. Untuk bertahan pada kehidupan tradisional akan dianggap ketinggalan zaman, sedangkan untuk meninggalkan sama sekali juga tidak mampu. Misalnya: dalam masyarakat Indonesia hubungan kekerabatan memegang peranan yang penting. Pada saat perusahaan melakukan penarikan tenaga kerja, seringkali keunggulan individu bukanlah satu satunya syarat yang dapat dihandalkan. Praktek nepotisme, koneksi, dan pencaloan tenaga kerja sudah menjadi bagian budaya masyarakat Indonesia. Mereka tahu hal itu menyimpang dari ketentuan hidup modern, tetapi mereka tidak mampu mengubahnya. Praktek praktek nepotisme dan koneksi di atas, tanpa mempertimbangkan keunggulan individu akan dapat menjadi penghambat bagi laju pertumbuhan dan perkembangan usaha dan mengurangi daya saing usaha.



Iklim bisnis dipengaruhi banyak faktor. Berdasarkan survei, faktor utama yang mempengaruhi iklim bisnis adalah tenaga kerja dan produktivitas tenaga kerja, perekonomian daerah, infrastruktur fisik, kondisi sosial politik, dan institusi (Kuncoro, 2006). Faktor institusi yang dimaksud, terutama ialah institusi birokrasi (pemerintah).
Untuk kasus Indonesia, birokrasi banyak disorot karena justru melahirkan iklim bisnis yang tidak kondusif. Studi Bank Dunia (2004) menunjukkan, alasan utama investor khawatir berbisnis di Indonesia adalah ketidakstabilan ekonomi makro, ketidakpastian kebijakan, korupsi (oleh pemerintah daerah maupun pusat), perizinan usaha, dan regulasi pasar tenaga kerja (Kuncoro, 2006).
Ketidaksabilan ekonomi makro itu misalnya diindikasikan dengan berbagai kebijakan makro yang justru melumpuhkan dunia bisnis, besar maupun kecil. Seperti kenaikan harga BBM yang rata-rata lebih dari 120 %, kenaikan suku bunga, kenaikan upah minimum, dan segera menyusul kenaikan tarif dasar listrik dan gas.
Ketidakpastian kebijakan contohnya adalah pemberlakuan PP No. 63/2003 yang diberlakukan surut sejak 1995 di Batam. PP mengenai pajak penjualan barang mewah (PPnBM) dan pajak pertambahan nilai (PPN) tersebut mengakibatkan 25 perusahaan penanaman modal asing (PMA) dikabarkan akan hengkang dari Batam.
Mengenai pungli, reputasi birokrasi Indonesia tak usah diragukan lagi. Pungli telah ada sejak mencari bahan baku, memproses input menjadi output, hingga tahapan ekspor. Rata-rata persentase pungli terhadap biaya ekspor setahun adalah 7,5 % yang diperkirakan sebesar Rp 3 triliun atau sekitar 153 juta dolar AS! (Kuncoro, 2006).
Perizinan usaha juga sering dikeluhkan. Kegiatan bisnis sering tertunda karena untuk melakukan bisnis di Indonesia butuh waktu 168 hari untuk mengurus perizinan berbelit-belit dengan biaya yang dapat mencapai rata-rata 14,5 % dari rata-rata pendapatan pengusaha.
Inilah gambaran sekilas fakta iklim bisnis, sekaligus fakta iklim bisnis yang tidak kondusif dalam kasus perekonomian Indonesia. Para birokrat dan pejabat Indonesia baik di pusat maupun daerah lebih bangga berperilaku sebagai predator daripada menjadi fasilitator bagi penciptaan iklim bisnis yang sehat dan kondusif.

Thursday, October 11, 2012

BISNIS DAN PENGARUHNYA DALAM KEHIDUPAN


BISNIS



Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Meskipun demikian, definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini. ( Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas  )

PENGARUH BISNIS DALAM KEHIDUPAN



Bisnis adalah merupakan kegiatan individu atau kelompok yang menciptkan nilai melalui penciptaan suatu barang atau jasa dalam rangka memenuhi kebutuhan manusia. Dunia bisnis sudah ada sejak dulu, mulai zaman pra sejarah sampai dengan sekarang di abad modern ini. Dunia bisnis mempunyai peran yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Perkembangan bisnis seiring dengan perkembangan aspirasi dan kemajuan kehidupan manusia. Perubahan masyarakat yang dipengaruhi oleh perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong manusia untuk meningkatkan usahanya dalam pemenuhan kebutuhannya, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi melalui kegiatan bisnis, hal ini disebabkan manusia sebagai makhluk sosial  yang tidak mungkin dapat memenuhi kebutuhannya sendiri tanpa bantuan pihak lain. Dengan kegiatan bisnis manusia dapat melakukan interaksi dengan individu lainnya. Pada dasarnya kegiatan bisnis merupakan bagian dari  kegiatan ekonomi, kegiatan ekonomi dilakukan oleh manusia dikarenakan oleh adanya keterbatasan yang dimiliki oleh manusia tersebut. Sesuai dengan dasar teorinya, manusia melakukan kegiatan ekonomi disebabkan oleh masalah manusia dalam perekomian yaitu adanya ketidak terbatasan kebutuhan sedangkan alat pemuas sangat terbatas. Pada dasarnya kegiatan bisnis dilakukan oleh manusia harus dengan bekal pengetahuan yang cukup dalam ilmu bisnis, tetapi dalam praktiknya kegiatan bisnis dapat dilakukan dengan dua pendekatan, yaitu pendekatan teori bisnis dan pendekatan praktik yang telah dilakukan oleh pihak yang telah melakukan bisnis. Kegiatan bisnis dilakukan memiliki keuntungan dan kelemahan, yaitu :
1.   Pelaku bisnis akan memperloah pendapatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan yang menrima gaji atau upah
2.   Pelaku bisnis akan memperoleh kesempatan yang lebih besar untuk dapat mengembangkan dirinya  dibandingkan dengan bekerja dengan pihak lain atau pegawai
3.  Pelaku bisnis akan memiliki kebanggaan tersendiri terhadap pekerjaannya karena bekerja tidak berada dibawah pihak lain
4.  Pelaku bisnis dapat terus mengembangkan ide kretivitasnya karena selalu dituntut agar kegiatan bisnisnya dapat terus berkembang dan lebih maju lagi
5.  Pelaku bisnis dapat lebih bertangung jawab terhadap pekerjaannya dalam rangka melanggengkan kegiatan bisnisnya
6.   Pelaku bisnis dapat lebih banyak berinteraksi dengan pihak lain dalam rangka mengembangkan kegiatan bisnisnya
Namun dibalik keuntungan yang ada didalam dunia bisnis, terdapat kelemahan yang ditimbulkan dalam dunia bisnis, yaitu :
1.     Pelaku bisnis memiliki kurang waktu untuk tinggal dirumah, sehingga pelaku bisnis harus benar-benar mengatur waktu secara maksimal
2.     Pelaku bisnis akan menentukan keberhasilan atau kegagalan dalam kegiatan bisnisnya sehingga tanggung jawab ada pada dirinya sendiri
3.     Kegiatan bisnis merupakan kegiatan yang monoton sehingga pelaku bisnis akan merasa bosan

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa kegiatan bisnis sangat mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam kehidupan manusia yang intinya dalam rangka memenuhi kebutuhannya.